Senin, 25 Juni 2012

Pemenang Tender Produksi Kondom Massal
Kondom macam apa yang akan diproduksi?ultra safe?dotted?strawberry?classic?comfort?earthquake?

Membaca berita di atas dan mengingat budaya korupsi di tanah air tercinta ini, jadi takut awak kalau dananya dikorupsi, bisa-bisa banyak anak lahir karena “kondom bocor”, saking jeleknya kualitas itu kondom,hahaha.

Tapi jauh lebih dalam, coba pikirkan, bagaimana cara menghentikan orang yang suka kebut-kebutan?
A. Kasih helm
B. Ambil motornya
C. Tambah polisi di tempat kebut-kebutan
D. Kampanye gerakan “Mari Bersepeda”
E. Dicuci otak biar gak kebut-kebutan lagi

Rabu, 07 Desember 2011

Quotes 6

Cara berpolitik Mahasiswa :
Bukanlah politik praktis, namun politik moral (etik). 
Gerakan mahasiswa senantiasa berangkat dari kesadaran moral, dimana mereka tidak perlu masuk kedalam wilayah politik kekuasaan
.

Prinsip BEM SI (kayaknya)

makasih mama

Habis semua cerita hidupku selama beberapa minggu hanya dalam waktu beberapa jam…..
Terima kasih mama,karena sudah mendengarkan celotehan anakmu yang masih seperti bayi ini……

Perasaan yang terpuaskan karena mama mendengarkan dengan sabar

GUNDAH GULANA PACAR AKTIVIS


O Mama lihatlah.
Pacarku yang kini seorang aktivis.

O Mama lihatlah.
Memar bekas rotan mister Garnisun.
Sekarang dia membawa selebaran gelap.
Pacaran tidak romantis ngomongin politik.

Oh mama lihatlah.
Dia lebih peduli ibu pertiwi.

Oh mama maafkan,
aku cemburu pada ibu pertiwi.
Sekarang dia membawa selebaran gelap.
Pacaran tidak romantis ngomongin politik.

Bandung, 1996
The Panas Dalam

Quotes 5

Mencoba memahami berbagai hal dengan memasuki dunia yang berbeda-beda demi mendapatkan kepuasan sudut pandang,jika tidak berbekal kemantapan hati hanya akan memunculkan pertanyaan “Who am I?
Pikiran dan perasaan gue

Maaf saya tidak bisa menginspirasi, saya hanya bisa menuangkan isi hati


Jangan pernah samakan saya dengan sahabat-sahabat saya yang mahir merangkai kalimat sehingga bisa menginspirasi orang lain. Saya hanya bisa menuangkan isi hati.
Tidak peduli orang-orang menjuluki saya si galau, memang terlihat benar adanya seperti itu, karena entah kenapa sejak kecil pikiran saya sudah dipenuhi dengan berbagai khayalan tentang kisah cinta dengan berbagai warna, sempat terpikir untuk membuat novel percintaan di kala SMP/SMA (tepatnya saya lupa). Sepertinya sudah ditakdirkan untuk terus berkutat dengan masalah percintaan.
Dan pada intinya saya mohon maaf atas kesalahan tuliasan saya yang terlalu galau dan tidak mencerminkan sisi seorang mahasiswa pergerakan dari kampus ganesha. Sekali lagi, jangan pernah mengharap inspirasi atau informasi penting dari tulisan saya, yang anda ketahui hanyalah luapan isi hati

Ya Robbi, Mengapa Kau ciptakan kacamata,kulit cerah, dan warna merah jambu?


Untuk diketahui sebelumnya saya tidaklah pandai menginspirasi yang saya bisa hanya berbagi isi hati.
Akhirnya ALLAH memberikan keberanian kepada saya untuk berkenalan dengan dia, entah mengapa sambutannya hangat, walaupun belum sampai ke tahap saling menyimpan kontak di phonebook, tapi ini KEMAJUAN. Terlalu lama saya berkutat dengan masa lalu, masa lalu yang sering saya temui secara tidak sengaja ketika raga ini sedang beraktivitas di dalam kampus.
Tak perlu ada jawaban ilmiah dari pertanyaan yang saya jadikan judul tulisan ini, karena memang pertanyaan saya tidak ilmiah, tetapi yang jelas kulit cerah berbalut busana muslimah warna merah jambu yang dilengkapi alat bantu melihat di matanya, benar-benar telah membuat saya menemukan cahaya. Cahaya yang siap mengantarkan saya keluar dari lorong gelap yang di dalamnya banyak tersimpan cerita masa lalu.
Tetapi sayang sungguh disayang, kacamata, kulit cerah, dan warna merah jambu belumlah menjadi solusi mutlak dari segala permasalahan di hati ini. Hati ini sudah terlanjur menyimpan 2 kacamata, 2 kulit cerah, dan 2 warna merah jambu, harus ada kajian dan analisa yang lebih mendalam dengan melakukan berbagai praktikum dan observasi dalam kehidupan sehari-hari untuk menentukan kacamata, kulit cerah dan warna merah jambu manakah yang benar-benar bisa memberi warna baru dalam kehidupan saya yang terlalu polos ini.

Yang menulis bukan aku tetapi hatiku.